Gambar arang yang sudah jadi

Salah satu industri yang dibangun selama bertahun-tahun dan merupakan perusahaan milik pribadi yang sudah turun menurun ini telah memasaki produk pemasaran yang diekspor hingga ke Dubai dan Yordania. Perusahaan ini sudah memiliki puluhan pegawai, sayangnya pembuatan serta pembukusan produk ini masih menggunakan cara tradisional.

Bahan baku arang yang digunakan berasal dari kayu asam yang diambil di daerah Sembago, BesukiĀ  dan Cerme. Kebutuhan kayu asam untuk produksi arang sebesar Ā±2 ton. Kayu asam yang telah dibongkar muat kemudian dipotong menjadi bagian yang lebih kecil, sehingga memudahkan ketika disusun dalam tungku pembakaran. Penyusunan kayu kedalam tungku pada posisi berdiri dan melintang hingga penuh sampai permukaan atas tungku. Kayu yang telah dimuat kemudian dibakar selama 3 hari (musim kemarau). Pembakaran ini membutuhkan waktu yang cukup lama selain menggunakan cara manual banyaknya kayu yang dibakar juga berpengaruh terhadap lamanya pembakaran karna untuk menghasilkan arang yang bagus tentunya harus melalui proses yang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *